Four of the most accomplished climbers in the world have just one thing on their minds right now: conquering Mount Everest—again.
The team, sponsored by Eddie Bauer's First Ascent Clothing and Gear Line, began its ascent on March 30. Over the next two months, the climbers will make their way up the world's tallest mountain in dangerous conditions, fighting hypothermia, altitude sickness, and sheer physical exhaustion to achieve something few can boast.
Mountaineer Peter Whittaker gathered the group as part of a quest to continue his family legacy; he is the nephew of legendary explorer Jim Whittaker, the first American to summit Mount Everest in 1963. Joining Whittaker is Ed Viesturs, a veteran mountaineer who has summitted all 14 of the world's highest peaks without the aid of bottled oxygen; Dave Hahn, who is going for a record 11th Everest ascent; and Melissa Arnot, who is attempting to become the first female American to summit Everest without supplemental oxygen.
Follow the team's progress up the mountain here through daily dispatches, photos, and videos—direct from Everest.
saya ambil lagi gambar anakku pake ponsel kecil-ku w200i, lalu saya poles sedikit pake photoshop, di gaussian blur, desaturate, pake plug-in alien skin bokeh
saya selalu kagum dengan beliau yang selalu menemukan rangkaian kata-kata yang bijak dan positif, salam super sekali buat beliau
Your Heart Is The Garden Of Your Life. Hatimu adalah taman dari kehidupanmu.
Tanpa kita sadari, sebetulnya kita telah menjadikan semua kekuatan dan kelemahan yang ada di dalam diri kita. Semua hal yang kita ramahi, yang kita perhatikan, dan yang kita utamakan – akan tumbuh menjadi kekuatan kita. Sebaliknya, semua hal yang kita telantarkan, yang kita abaikan, dan yang kita akhirkan – akan melayu dan menjadi kelemahan kita.
Mohon Anda perhatikan, berapa banyak orang menulis di Facebook dengan kesalahan ketik yang serius, padahal yang ditulisnya sangat pendek. Itu berarti dia hanya mengetik, tidak membaca ulang yang diketiknya, langsung mengirim, dan tidak membaca lagi setelah dia mengirimkan pesannya.
Dia tidak khawatir bahwa orang akan belajar untuk mengharapkan adanya kesalahan dalam tulisan atau kata-katanya.
Memang keberhasilan tidak bergantung hanya kepada ketepatan mengetik, tetapi bagaimana jika kebiasaan untuk mengeluarkan tulisan atau komentar yang tidak terperiksa itu adalah cabang kecil dari keseluruhan pohon yang tidak berhati-hati?
Apakah kita sedang memperkuat kebiasaan untuk membuat kesalahan?
Jika kesalahan adalah yang kita mudahkan untuk terjadi, berarti ketepatan akan menjadi kelemahan kita.
Padahal, semua kelemahan hidup berasal dari ketidak-tepatan.
Tidak tepat memutuskan, tidak tepat dalam bergaul, tidak tepat dalam menyikapi, tidak tepat dalam memilihkan pikiran untuk dipikirkan, tidak tepat dalam menggunakan waktu, dan tidak tepat dalam menghormati diri sendiri.
Bayangkan pemborosan kekuatan dari mereka yang memasalahkan yang bukan masalah, menyepelekan yang penting, mendahulukan yang seharusnya terakhir, dan melakukan yang seharusnya tidak dilakukan.
Bukankah sekarang lebih mudah dimengerti mengapa ada orang yang merasa frustrasi dalam kesibukannya yang tidak menghasilkan seperti yang diharapkannya?
Apakah mungkin karena dia berkeras melakukan yang sebaiknya dilakukan oleh orang yang tidak berencana berhasil?
Maka, ada baiknya kita membiarkan yang baik-baik saja yang kita pikirkan, yang mulia-mulia saja yang kita rasakan, dan yang bernilai-bernilai saja yang kita lakukan.
Dan untuk sederhananya, kita mejadikan taman kehidupan kita ini – hati kita, sebagai taman untuk menumbuhkan keindahan kehidupan kita.
Salam sayang dari kami di Paris untuk Anda dan keluarga tercinta.
huh......huh......huh.....kuhela nafasku berusaha menekan kuda liarku agar tak lepas berlari kesana kemari mencari yang bisa ditendangnya, langit yang cerah tiba tiba serasa mendung, hujan tidak yang terjadi hanya hawa panas menggerayangi sekujur tubuh, kubuka kamus-kamus kebijaksanaan kulahap semua kata yang indah terangkai, tapi entah mengapa mual terasa hingga kumuntahkan lagi dan yang keluar hanya darah dan nanah.runtuh sudah tiang-tiang penyangga keindahan masa lalu oleh sepercik perubahan yang ternyata terjadi tak disangka-sangka,dan ternyata hanya kosmetik pelapis muka yang meng-indah-kannya sedangkan keCULASan dan keLICIKkannya masih tetap mengalir bagai darah dalam tubuhnya.kucoba melahap lagi kata MEMAAFKAN, ternyata selalu saja menyakitkan, mungkin karena ada sebab dan akibat yang terlontar yang menyempitkan kebesaran hati ini.no problem, the show must go on, so far so grey ...Bullshit...
berawal dari seringya akhir-akhir ini saya melihat gambar-gambar vektor dan komik, ah kenapa gak saya coba untuk membuat efek komik di photoshop dengan efek yang ada di filter saya coba semua yang kira-kira bisa membuat gambar photo jadi sedikit berbeda, trus saya kombinasikan dengan efek yang lain, lalu saya coba geser layer keatas dan kebawah, akhirnya dapat juga yang saya inginkan.. ya namanya juga belajar
mungkin masih banyak kekurangan, saya kurang begitu pasti urutan pengerjaannya karena selama ini saya hanya mengandalkan kekuatan visual saya jadi sepertinya gak ada kepastian nilai poin yang harus saya isikan disetiap efek, contohnya pemakaian levels nilai yang diberikan tidak pasti sama kalau saya mengulanginya meskipun pada gambar/kondisi yang sama.
mungkin secara garis besar bisa saya urutkan begini: -open image/file yang mau diedit -lalu layerbackground saya copy, jadi layer copy 1 -layer copy 1 di filter-blur-smart blur, agar image jadi halus -setelah halus lalu di filter-artistic-cutout -lalu pada layer copy 1 blending mode-nya pake overlay.-kembali ke layer background saya copy jadi layer copy 2 -layer copy 2 saya ubah image-adjustments-desaturate -layer copy 2 ubah lagi filter-artistic-poster edges untuk mendapatkan garis/kontur pembentuk image setelah itu bercak yang hitam yang tidak terpakai saya buang dengan levels -lalu pada layer copy 2 blending mode-nya pake multiply -sampai sini efek komik yang dimaksud sudah terlihat -untuk memberi efek halftone layer background saya copy jadi layer copy 3, lalu diubah: image-adjustments-desaturate, -lalu buka palete channels, tekan ctrl lalu klik pada thumbnail di channels RGB untuk mendapatkan seleksi - kembali ke layer copy 3, lalu add layer mask- pada layer mask di layer copy 3 gunakan filter-pixelate-color halftone nilai yang dipake besarnya disesuaikan, lalu di invert - layer copy 3 blending modenya pake multiply - jadilah efek halftone yang diinginkan kira-kira begitulah, masih bingung? sama! ternyata lebih gampang praktek langsung he he he...